Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Letter to The Star

Hay bintang, apa kabar? Aku merasa ada yang berubah darimu. Benarkah apa yang kurasa? Kenapa bintang? Ada apa? Adakah yang salah dengan caraku mengagumimu? Ataukah ada rasa baru yang tumbuh di hatimu? Tolong bintang, jangan berubah. Tetaplah acuh dan tak peduli padaku. Atau minimal jangan kau tunjukkan kepedulianmu bila tak bisa. Sinarmu terlalu terang untukku, bintang. Panasnya membakar hatiku. Aku tak mampu berada di sisimu, Bila dibayangi kenyataan bahwa aku takkan bisa menggapaimu. Tetaplah menjadi bintang yang seperti dulu kupuja. Biarkan aku mengagumimu dari jauh,
Seperti dulu.

RIZKI FIRDA AMALIA @KIKYFIRDA
Rabu, 17 Juli 2013

Supernova - KPBJ #1

Supernova – Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh
Dongeng –
Kesatria jatuh cinta pada putri bungsu dari Kerajaan Bidadari. Sang Putri naik ke langit. Kesatria kebingungan. Kesatria pintar naik kuda dan bermain pedang, tapi tak tahu caranya terbang. Kesatria keluar dari kastel untuk belajar terbang pada kupu-kupu. Tetapi, kupu-kupu hanya bisa menempatkannya di pucuk pohon. Kesatria lalu belajar pada burung gereja. Burung gereja hanya mampu mengajarinya sampai ke atas menara. Kesatria kemudian berguru pada burung elang. Burung elang hanya mampu membawanya ke puncak gunung. Tak ada unggas bersayap yang mampu terbang lebih tinggi lagi. Kesatria sedih, tapi tak putus asa. Kesatria memohon pada angin. Angin mengajarinya berkeliling mengitari bumi, lebih tinggi dari gunung dan awan. Namun, sang Putri masih jauh di awang-awang, dan tak ada angin yang mampu menusuk langit. Kesatria sedih, dan kali ini ia putus asa. Sampai suatu malam, ada Bintang Jatuh yang berhenti

Supernova - Partikel

Supernova Partikel
Engkaulah keheningan yang hadir sebelum segala suara Engkaulah lengan tempatku berpulang
Bunyimu adalah senyapmu Tarianmu adalah gemingmu
Pada bisumu, bermuara segala jawaban Pada hadirmu, keabadian sayup mengecup
Saput batinku meluruh Tatapmu sekilas dan sungguh Bersama engkau, aku hanya kepala tanpa rencana Telanjang tanpa kata-kata
Cuma kini Tinggal sunyi
Dan, waktu perlahan mati

-Dee



Supernova - Petir

Supernova Petir
Engkaulah kilatan cahaya yang menyapulenyapkan segala jejak dan bayang Engkaulah bentangan sinar yang menjembatani jurang antara duka mencinta dan bahagia terdera Engkaulah terang yang kudekap dalam gelap saat bumi bersiap diri untuk selamanya lelap
Andai kau sadar arti pelitamu Andai kau lihat hitamnya sepi di balik punggungmu
Tak akan kau sayatkan luka demi menggarisi jarakmu dengan aku
Karena kita satu
Andai kau tahu

-Dee


Supernova - Akar

Supernova Akar
Engkaulah gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan dalam samudra terkelam Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat tak bernama, tapi terasa ada
Ajarkan aku Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut Bangun dari ilusi, tetapi tak memilih pergi
Tunggu aku Yang hanya selangkah dari bibir jurangmu

(catatan pada suatu malam dingin hingga masuk angin) - dee

Supernova - Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh

Supernova Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh
Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup. Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara. Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksaraku.
Kau hadir dengan ketiadaan. Sederhana dalam ketidakmengertian. Gerakmu tiada pasti. Namun, aku terus disini. Mencintaimu.
Entah kenapa.

(catatan pada suatu pagi buta di atas atap rumah tetangga) - dee